You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Lamuk
Logo Desa Lamuk
Lamuk

Kec. Kejobong, Kab. Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah

Rembug Stunting

Indra Kila 24 Juni 2026 Dibaca 9 Kali
Rembug  Stunting

Lamuk, Kejobong – Pemerintah Desa Lamuk menyelenggarakan kegiatan Rembug Stunting Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di tingkat desa. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Lamuk ini dihadiri oleh pemerintah desa, kader kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, bidan desa, perwakilan Puskesmas, BPD, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur terkait lainnya.

Rembug Stunting merupakan forum musyawarah desa yang bertujuan untuk membahas kondisi stunting di Desa Lamuk, mengidentifikasi berbagai permasalahan yang menjadi penyebab stunting, serta menyusun langkah-langkah dan program prioritas yang akan dilaksanakan untuk mencegah dan menurunkan angka stunting.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Lamuk, Wismono, menyampaikan bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan kecerdasan, kesehatan, dan produktivitas anak di masa depan.

“Melalui Rembug Stunting ini, kita bersama-sama menyusun strategi dan komitmen untuk memastikan setiap anak di Desa Lamuk mendapatkan haknya atas gizi yang baik, pelayanan kesehatan yang memadai, serta lingkungan yang sehat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, bidan desa dan perwakilan Puskesmas memaparkan data serta kondisi kesehatan ibu dan anak di Desa Lamuk. Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi mengenai faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan stunting, seperti kurangnya asupan gizi, pola asuh yang kurang tepat, sanitasi yang belum memadai, serta rendahnya pemanfaatan layanan kesehatan ibu dan anak.

Melalui diskusi dan musyawarah, peserta rembug menyepakati sejumlah usulan kegiatan prioritas yang akan dimasukkan dalam perencanaan pembangunan desa, antara lain peningkatan pelayanan Posyandu, pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil berisiko, edukasi gizi keluarga, peningkatan akses sanitasi dan air bersih, serta penguatan peran kader kesehatan dalam pemantauan tumbuh kembang anak.

Kegiatan Rembug Stunting juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam pelaksanaan program percepatan penurunan stunting. Dengan adanya kerja sama yang baik, diharapkan berbagai program yang direncanakan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Melalui pelaksanaan Rembug Stunting Tahun 2026, Pemerintah Desa Lamuk menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Hasil dari rembug ini akan menjadi dasar dalam penyusunan program dan kegiatan desa yang mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Desa Lamuk optimis dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal serta mewujudkan generasi penerus yang sehat, kuat, dan bebas stunting.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan